9 November 2011

ANTOLOGI PUISI LBP SD/SEDERAJAT SE-PRIANGAN TIMUR 2011

Awan
Karya : Rini Syarifatunnisa
Putihmu seputih salju
Terbang di langit kian kemari
Bersatu padu menghiasi bumi tiada henti
Membentang luas tanpa terukur

Andai aku bisa menggapaimu
Andai aku bisa terbang diantaramu
Andai aku bisa bermain denganmu
Bermain bersama dunia awan dan impian




Doa untuk Ayah
Karya : Hasya Hanifa
Tuhanku
Dalam setiap doa
Kutitip salam sayang untuk ayah tersayang
Tuhanku
Sampaikan pada ayahku
Selalu ada rindu
Dari adik dan ibu
Tuhanku
Sayangi ayah
Dan tempatkanlah
Di tempat terindah
Di sisiMu
Ciamis, 19 Oktober 2011



Mama
Karya : El Edogawa
Mama,
Kenapa aku dibuang?
Dilempar ke jalan
Hingga aku jadi anak yang terlantar
Tidakkah kau kasihan
Aku kedinginan, kebasahan, kelaparan
Mama,
Kenapa aku tidak bernama?
Orang-orang memanggilku
Si bopeng,
Si pincang,
Si botak
Si cacad,
Haruskah aku berteriak
Disepanjang jalan, diatas jembatan layang
Bahwa aku terhina
Bahwa aku tersiksa
Mama,
Apa setiap malam kau tidur nyenyak ?
Apa setiap hari kau makan enak ?
Tidakkah kau ingat padaku ?
Si cacad yang dilempar ke jalan


Loper Koran
Karya : Eisha
Kring kring kring kring
Bunyi sepeda terdengar nyaring
Koran koran koran koran
Teriakan senang kakak berparas cantik
Kusapa kakak itu
Namun dia tersipu malu
Terus mengayuh dan mengayuh
Dengan disambut sang mentari menari
Menambah semangatnya membawa kabar berita
Berikan cakrawala tuk khalayak manusia

Tapi kini tak kudengar lagi suara merdu itu
Entah hilang kemana
Saat kubaca koran edisi hari ini
Terpampang wajah kakak cantik itu di sudut pojok
Mati tertabrak motor kemarin.





Air
Karya : Maulida

Air
Gemercik suara adalah cirimu
Kau mengalir melewati jutaan rintangan
Demi menghidupi mahluk-mahluk dunia ini
Kaulah sumber kehidupan
Tanpamu tiada berartilah kami
Kami membutuhkanmu setiap waktu

Air
Kadang kau adalah bencana bagi kami
Tapi kau unsur penting dalam dunia ini
Tanpamu tak ada kehijauan dalam dunia ini





UntukMu Illahi Rabbi
Karya : Vira Pratiwi
Jika hanya ada satu bunga di tamanku
Kan kupetik hanya untukmu
Jika harus kukuras samudera dengan kedua tanganku
Akan kulakukan itu
Jika kau titipkan ridhaMu
Di ayah dan ibuku
Kan kucintai mereka atas namaMu
Hidupku untukMu, illahi rabbi.





Pemulung Kecil
Karya : Ekandari Agustiani
Badannya kecil
Rambutnya kusam
Wajah kecilnya terlihat lelah
Dengan menggendong keranjang besar
Ia terus berjalan dengan membawa pengait
Ia memilah sampah-sampah plastik
Dan dimasukkkannya kedalam keranjang
Terus dan terus hingga keranjangnya terisi penuh
Tanpa mengeluh dia lakukan itu setiap hari
Bajunya yang sudah robek
Senantiasa menutupi tubuh kecil itu
Dari panasnya mentari




Belajar Membaca
Karya : Anis Handayani
Deret Huruf tersusun rapi
Aku baru tau bahwa itu kata
Aku tak tau bagaimana cara membacanya
Aku tak tau cara mengawalinya
Ibu guru mengajariku cara membaca
b-e-l-a-j-a-r
m-a-k-a-n
m-i-n-u-m
Entah bagaimana awalnya,
Entah bagaimana ceritanya,
Kata itu bisa jadi sebuah kalimat
Yayaya aku baru tau itu kalimat
Ternyata ada lagi
Kalimat pun bisa jadi bait
Kalimat jadi paragraf
Dan kalimat jadi bacaan.





Kuukir Senyum Mama
(Di saat waktu berputar)
Karya : Anis Handayani
Aku lahir dimana dia berada
Banyak hal yang dia beri
Di saat waktu berputar
Tak satupun yang dia minta kembalikan
Aku mulai mengenal dunia
Karena dia yang mengajariku berpijak
Di saat waktu berputar
Aku hanya mampu meminta
Aku terus saja meminta
Tak sedikitpun rasa ingin tau lelahnya
Di saat waktu berputar
Banyak luka yang kuukir di hatinya
Aku berkembang dengan kasihnya
Tak satupun tahu hasrat yang kusimpan
Di saat waktu terus berputar
Ingin kukatakan aku sayang padanya
Dikala usia bertambah angka

Akupun beranjak sekolah
Di saat waktu terus berputar
Ingin kuukir senyum dibibirnya
Terima kasih mama.


Desaku yang Kucintai
Karya : Widya Wardhani Sutiana
Aku berdiri melihat sawah yang menghampar hijau
Pohon-pohon tinggi yang menjulang
Dengan rumput-rumput yang bergoyang oleh angin
Juga suara burung-burung yang berkicauan
Dan bunga-bunga yang sedang bermekaran

Sungguh indah desaku ini
Desaku yang kucintai

Aku ingin selalu melihatnya seperti ini
Tapi, akankah selalu begitu ?
Kuingin tetap melihatnya secara apa adanya
Tapi, akankah bisa tetap seperti ittu ?

Sungguh indah ciptaan Tuhan

Aku akan berusaha,
Untuk menjaga dan melestarikannya.

3 apresiasi:

eli nurlela andriani mengatakan...

keren... alhamdulilah,, vira, anis, widya,,,

Anonim mengatakan...

alhamdulillah,, (y)
baguss...

bangbang mengatakan...

Selamat, berjuang Guru Bangsa!

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys